Tuesday, October 13, 2009

Takwa adalah sebab kebahagiaan dan kejayaan


Firman Allah dalam surah An-Nisa' ayat 87:"Dan siapakah orang yang lebih benar perkataan(nya) dari pada Allah ?".FirmanNya lagi dalam surah an-Nisa' ayat 122:"Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah ?"



Firman Allah lagi dalam surah Ali Imran ayat 102-105:"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat"



Maka firmanNya "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya" adalah perintah daripada Allah Taala kepada hambaNya yang beriman supaya bertakwa kepadaNya.Seolah-olah Allah Taala telah menghimpunkan dalam sifat takwa seluruh kebajikan dunia dan akhirat.Kemudian Dia menyuruh hambaNya yang beriman dengan bersifat takwa supaya mereka berjaya mendapat kebajikan,kebahagiaan,kejayaan sebagai rahmat kepada hambaNya yang beriman.Sesungguhnya Allah Maha Penyayang terhadap hambaNya yang beriman.



Takwa adalah wasiat Allah Tuhan sekelian alam kepada golongan terdahulu dan terkemudian. Firman Allah dalam surah an-Nisa' ayat 131:"dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah."



Kebajikan dunia dan akhirat, zahir dan batin adalah berasal daripada takwa sebagai wasilahnya.Begitu juga kecelakaan dunia dan akhirat,zahir dan batin dapat dielakkan dengan sifat takwa sebagai pendinding yang kukuh untuk selamat dan berjaya daripada bahayanya.